Samstag, 3. September 2011

Puisi Akrostik


Sebuah Puisi
Oleh: Jessica Marceline


Jengah aku menanti senja dikala kelabu kelam membayang
Elok purnama diredam awan, hanya gulita merasuk, masuk
Siapa itu berlari di pandang? Walau beku menoreh tulang
Sepi, hanya sunyi mengucap, berseru menggetar rusuk
Ilalang menari tertiup angin, berdansa ia dengan kumbang
Cangkang jiwa terhempas lalu retak, dirajam letih, ditikam resah menusuk
Aku ingin angin terbangkan mega! Bukan menggoyang alang

Mazmur cendana ingin kudengar! Bukan sepi mengguruh maruk
Api emosi tersulut gundah, tirta di pelupuk tergenang
Racau diri menggaung sedih, menggema lirih, melebur harap
Cinta dan cita bertemu  di bawah gantang
Entah bagaimana
Lalu mengapa?

Indahkah waktu berkata? Saat putus diambil sudah
Nista ini bermuka dua! Walau tungkai lari acuhkan semua dan lidah berujar tegas
Elak hati ingin kembali, tinggalkan asa untuk tetap di sini





Tangerang, 22 Maret 2011

Dienstag, 3. Mai 2011

Ini Pesta untuk Siapa?

First of all, ini hanya sekedar sharing gue. Harap ditanggapi dengan objektif sebagaimana gue mencoba untuk objektif. It’s not easy though. Maaf jika ada yang tersinggung, gue nggak maksud. Tulisan ini murni perasaan gue dan pemikiran gue, tanpa ada maksud dan tidak ditujukan bagi siapa pun. Kemudian. gue tahu, satu dua orang akan menganggap payah gue karena hanya berani di tulisan. Untuk itu, pembelaan diri gue adalah, well, gue lebih dapat menuangkan pikiran dengan tulisan. Kalau pakai lisan, lebih sering kecampur emosi dan juga banyak hal yang selalu baru terpikirkan setelah momen untuk lisan itu lewat.

Donnerstag, 7. April 2011

CERITA MEREBUS TELUR

Sudah lama gue nggak nulis.
Ternyata mencari inspirasi itu nggak gampang, ditambah lagi kalau ada beban pikiran dan masalah tetek-bengek yang lain. Makin jauh itu inspirasi. Makin banyak masalah, makin susah nulis, makin stress gue. Namun, inspirasi datang tak terduga. =)

Dienstag, 1. Februar 2011

Puisi AADC

Gue ngefans banget sama beberapa bait puisi berikut... Note ini hanya untuk berbagi dengan mereka yang berpikiran romantis juga =)

I.

Ketika tunas ini tumbuh,
Serupa tubuh yang mengakar
Setiap nafas yang terembus adalah kata

Dienstag, 4. Januar 2011

Bolang Chapter 4 by Selvy Evelina with Addition by Jessica Marceline

Hello ! Gw mau cerita lagi soal pengalaman gw. Ini adalah kali keempatnya pengalaman gw dan kawan-kawan berkililing Jakarta hanya bermodalkan nekat+uang pas-pasan di kala liburan (re : NGEBOLANG). Kali ini gw, Marce, dan Sindhu membawa korban untuk ikut ngebolang, yaitu Aga dan Anes. Secara teknis sebelum jalan Aga temen Marce dan Anes temen gw, tapi abis ngebolang semua temenan deh. Hahaha.
Donate Now!