Saya dukung Ahok.
Ah, elu mah dasar cina non-muslim makanya dukung Ahok!
Awalnya saya tersinggung sedikit.
Enak aja, mereka menyamakan kemampuan otak saya dengan otak kacang polong punya
mereka. Dikiranya saya nggak bisa mikir dan hanya melihat sebatas warna kulit
dan agama. Cuih! I'm far more than that. Makanya saya agak males bahas
panjang-panjang, karena komentar macam begitu akan muncul suatu saat. Aber
egal...
Begini loh ya...
Mereka bilang nggak mau
menggusur, hanya akan digeser atau diwarnai biar indah. Lalu, bagaimana agar
sungai menjadi normal kembali? Bagaimana banjir Jakarta akan dihidari? Apakah
warna-warni akan membuat air hujan takut dan nggak turun banyak-banyak di
Jakarta? Pernahkan mereka menyebutkan rencana konkret atas BAGAIMANA MENGATASI
BANJIR? Well, kalau kuping saya masih bener, yang kedengaran kan cuman: Kami akan berkomitmen..., Kami akan
berembuk..., Pasti ada cara lain tanpa penggusuran! Ya, tapi APA yang mau
dilakukan? Pikir nanti deh kalau udah
jadi gubernur. Prett. Kalau ngomongin konsep saya juga bisa bilang supaya
tanah Jakarta diangkat aja ke atas biar nggak banjir. Iya, seluruh wilayah DKI
Jakarta. SEMUA. Bukan rumah apung lagi, yuk kita bikin Jakarta Apung. Emang bisa? Nanti pasti ada caranya,
yang penting saya komitmen mau angkat Jakarta. Bagaimana? Nanti dirembukan kalau saya jadi gubernur lebaran kuda
nanti.
