Liburan membuat BETE?? Nggak punya kerjaan? Nggak punya duit?? Jangan khawatir... Hanya dengan uang 70rb... lo-lo pada bisa keliling Jakarta. Asal punya nyali sebagai bolang dan fisik yang sehat. Yang wajib disediakan:
-Sendal jepit/ alas kaki tahan putus dan nyaman dipakai
-Botol minum (kalo haus, daripada beli minum mulu)
-Duit +/-70rb rupiah
Teknik jalan-jalan ini udah dibuktikan oleh gue dan Selvy. Hemat dan seru. Berikut rinciannya...
Donnerstag, 24. September 2009
Dienstag, 22. September 2009
QUOTES 2...
Nah, yang ini dari kumpulan quotes di majalah... keren2...
* I have not failed. I've just found 10.000 ways that won't work. (Thomas Alfa Edison)
* Cara paling tepat untuk memulai sesuatu adalah berhenti bicara dan mulai bertindak. (Walt Disney)
* Saya tidak berharap menjadi segalanya untuk semua orang, tapi saya ingin menjadi sesuatu untuk seseorang. (Javon)
* Kegagalan adalah peluang untuk memulai lagi dengan lebih pandai. (Henry Ford)
* Saya tidak tahu kunci sukses, tetapi kunci kegagalan adalah berusaha menyenangkan semua orang. (Bill Cosby)
* Kepemimpinan adalah kapasitas untuk menerjemahkan visi menjadi kenyataan. (Warren G. Bennis)
* I have not failed. I've just found 10.000 ways that won't work. (Thomas Alfa Edison)
* Cara paling tepat untuk memulai sesuatu adalah berhenti bicara dan mulai bertindak. (Walt Disney)
* Saya tidak berharap menjadi segalanya untuk semua orang, tapi saya ingin menjadi sesuatu untuk seseorang. (Javon)
* Kegagalan adalah peluang untuk memulai lagi dengan lebih pandai. (Henry Ford)
* Saya tidak tahu kunci sukses, tetapi kunci kegagalan adalah berusaha menyenangkan semua orang. (Bill Cosby)
* Kepemimpinan adalah kapasitas untuk menerjemahkan visi menjadi kenyataan. (Warren G. Bennis)
Sonntag, 20. September 2009
Satu Detik yang Tak Berulang
Kalau ada orang yang nanya ke gue: apa penyesalan terbesar dalam hidup lo?
Jawaban gue cuman satu: Gue nggak sempet minta maaf ke bokap gue.
Dari semua yang telah terjadi dan nggak akan berulang, ada satu yang gue mengerti. Orang tua itu juga manusia. Bukan dewa atau Tuhan. Mereka memang pemberian Tuhan untuk merawat kita, tapi mereka juga tetap manusia. Mereka bisa melakukan kesalahan. Sayangnya, gue baru menyadari hal itu setelah semuanya lewat.
Di suatu siang terakhir, dimana bokap gue mengeluh seharian kalau kepalanya pusing, dan dimana gue merasa capek setengah mati abis ngurus acara di sekolah, gue menyia-nyiakan kesempatan gue yang terakhir untuk bicara baik-baik dengan bokap gue. Karena, siapa yang nyangka kalau itu adalah siang terakhir dimana bokap gue masih sadar.
Setiap detik yang seharusnya jadi detik berharga itu, gue habiskan dengan ngedumel sendiri dan kesel setengah mati, karena bokap gue punya kebiasaan kalau lagi sakit rewelnya luar biasa. Itu bikin gue yang udah capek dari sekolah, sebel luar biasa. Sampai bokap gue dibawa ke rumah sakit dan setelah gue diomelin sama nyokap dan cici gue (soalnya gue nyolot abis), gue baru sadar: ITU BOKAP LO LAGI SAKIT!!!
Malam hari di hari yang sama, gue adalah orang terakhir yang bicara sama bokap gue di telepon. Dan gue nggak minta maaf di kesempatan terakhir itu. Betapa bodohnya gue. Karena besoknya, bokap gue udah ga ada.
Waktu bokap gue masih koma di rumah sakit, gue berulang kali minta maaf di sampingnya. Rasanya udah terlambat, tapi gue harap papa mendengar.
Sulit untuk percaya kalau seseorang udah nggak ada, kalau semua benda yang berhubungan dengannya ada di sekeliling lo. Mulai dari baju, sampe sendal jepit yang biasa dipake bokap kalo lagi nyirem pohon.
Setelah itu selama seminggu penuh, gue nggak bisa dan nggak berani liat foto-foto bokap, bahkan baju-bajunya yang masih ada di lemari. Termasuk ngedengerin lagu yang ada hubungannya dengan ayah. Begitu sampe rumah sehabis pemakaman, yang gue lakukan langsung ngambil VCD pelepasan SD gue dimana bokap gue yang jadi salah satu perwakilan orang tua ada di video itu. Dan gue cuman bisa nangis, nonton bokap gue di dalam TV.
Jawaban gue cuman satu: Gue nggak sempet minta maaf ke bokap gue.
Dari semua yang telah terjadi dan nggak akan berulang, ada satu yang gue mengerti. Orang tua itu juga manusia. Bukan dewa atau Tuhan. Mereka memang pemberian Tuhan untuk merawat kita, tapi mereka juga tetap manusia. Mereka bisa melakukan kesalahan. Sayangnya, gue baru menyadari hal itu setelah semuanya lewat.
Di suatu siang terakhir, dimana bokap gue mengeluh seharian kalau kepalanya pusing, dan dimana gue merasa capek setengah mati abis ngurus acara di sekolah, gue menyia-nyiakan kesempatan gue yang terakhir untuk bicara baik-baik dengan bokap gue. Karena, siapa yang nyangka kalau itu adalah siang terakhir dimana bokap gue masih sadar.
Setiap detik yang seharusnya jadi detik berharga itu, gue habiskan dengan ngedumel sendiri dan kesel setengah mati, karena bokap gue punya kebiasaan kalau lagi sakit rewelnya luar biasa. Itu bikin gue yang udah capek dari sekolah, sebel luar biasa. Sampai bokap gue dibawa ke rumah sakit dan setelah gue diomelin sama nyokap dan cici gue (soalnya gue nyolot abis), gue baru sadar: ITU BOKAP LO LAGI SAKIT!!!
Malam hari di hari yang sama, gue adalah orang terakhir yang bicara sama bokap gue di telepon. Dan gue nggak minta maaf di kesempatan terakhir itu. Betapa bodohnya gue. Karena besoknya, bokap gue udah ga ada.
Waktu bokap gue masih koma di rumah sakit, gue berulang kali minta maaf di sampingnya. Rasanya udah terlambat, tapi gue harap papa mendengar.
Sulit untuk percaya kalau seseorang udah nggak ada, kalau semua benda yang berhubungan dengannya ada di sekeliling lo. Mulai dari baju, sampe sendal jepit yang biasa dipake bokap kalo lagi nyirem pohon.
Setelah itu selama seminggu penuh, gue nggak bisa dan nggak berani liat foto-foto bokap, bahkan baju-bajunya yang masih ada di lemari. Termasuk ngedengerin lagu yang ada hubungannya dengan ayah. Begitu sampe rumah sehabis pemakaman, yang gue lakukan langsung ngambil VCD pelepasan SD gue dimana bokap gue yang jadi salah satu perwakilan orang tua ada di video itu. Dan gue cuman bisa nangis, nonton bokap gue di dalam TV.
Labels:
Feelings,
Love,
Separations,
Thoughts
Dienstag, 1. September 2009
For: My Dad =)
Lirik lagu ini pas banget.
*Josh Groban - To Where You Are*
Who can say for certain
Maybe you're still here
I feel you all around me
Your memory, so clear
Deep in the stillness
I can hear you speak
You're still an inspiration
Can it be (?)
That you are mine
Forever love
And you are watching over me from up above
Labels:
Feelings,
Love,
Separations,
Songs,
Thoughts
Abonnieren
Posts (Atom)
