Donnerstag, 4. Mai 2017

Things That Are Equally Important But Mostly Forgotten

Selama kira-kira 1,5 tahun saya masuk ke Kepengurusan PPI Jerman 2015-2017 dan sudah dibebastugaskan akhir April 2017 kemarin. Saya diberi tanggung jawab sebagai koordinator Divisi Humas dan Informasi. Tugas utama divisi ini pada dasarnya adalah menyebarluaskan informasi dan menjawab berbagai pertanyaan dari email dan media sosial lainnya. Pertanyaan yang paling sering adalah mengenai studi di Jerman: Bagaimana cara mendaftar, mencari universitas, berapa biaya hidup per bulan, dan lain sebagainya. Semuanya adalah hal-hal teknis, birokrasi dan administrasi.

Here’s what I’m going to say.

Ada BANYAK hal lain yang harus kalian beri perhatian khusus. Ini berlaku untuk semua yang tertarik untuk merantau dan studi di Jerman atau luar negeri lainnya. Satu yang paling penting buat saya adalah KEMANDIRIAN. Tolong coba direfleksikan sebelum heboh soal administrasi, UN atau lain-lainnya. Apakah Anda mampu mengurus diri Anda sendiri? Mandiri bukan hanya berarti makan dan mandi sendiri. NEIN. Berikut hal-hal yang menurut saya cukup penting untuk diperhatikan dan dilatih sebelum merantau ke negeri orang.


1.       Memasak

Berbahagialah kalian yang mampu beli makanan tiga kali sehari, instead of masak sendiri. Tapi buat yang memilih hidup hemat, memasak sendiri makanan kalian akan sangat meringankan pengeluaran bulanan. Memasak di Jerman memang kelihatannya lebih mudah karena begitu banyak macam pilihan makanan instan yang tinggal dipanggang atau dihangatkan. Berbeda dengan Indonesia, dimana kata makanan instan identik dengan „mie instan“, di Jerman ada juga pizza instant sampai daging saus asam-manis yang tinggal dihangatkan dari kemasan. Akan tetapi, jangan lupa juga pentingnya makan-makanan sehat bukan hanya enak dan gampang. Sakit saat merantau itu nggak mudah dan pergi ke dokter di sini nggak semudah di Indonesia.

2.       Menjaga kebersihan

Sudahkah kalian terbiasa membersihkan kamar kalian sendiri? Menyapu, mengepel, mengelap, dan lain sebagainya. Di sini kalian juga mungkin harus membersihkan dapur dan kamar mandi sendiri, termasuk toiletnya. Penting juga untuk teratur mengganti sprei dan sarung bantal-selimut plus handuk. Menjaga kebersihan bukan berarti cukup hanya dengan mandi teratur. Penting juga mencuci piring yang bersih dan buang sampah pada tempatnya. Apalagi kalau tinggal di apartment bersama yang harus berbagi dapur dan kamar mandi. Ada baiknya membuat jadwal piket dan disiplin diri melaksanakan kewajiban. Selama kalian tidak mampu membayar pembantu di Jerman, jangan hidup seenaknya.

3.       Membaca peraturan

Jerman memiliki banyak peraturan tertulis karena masyarakatnya telah terbiasa dengan membaca. Berbeda dengan orang Indonesia yang terbiasa bertanya dan tidak berusaha mencari tahu lebih dahulu (terbukti dari banyaknya pertanyaaan umum tentang studi di Jerman yang sebenarnya dapat dicari tahu sendiri, apalagi di era internet seperti sekarang). Mengapa? Karena bertanya lebih mudah. Simple as that! Di Jerman untuk membeli tiket trasnportasi umum di mesin otomatis saja ada sederet tahapan dan petunjuk yang harus diikuti. Ada baiknya kalian biasakan diri membaca peraturan yang ada DAN mengikutinya. Jangan hanya dibaca dan kemudian tidak melakukan apa-apa. Memang tidak selalu akan ada yang menegur atau mengomeli, tapi biasakanlah sadar diri dan menaati peraturan yang berlaku di setiap tempat. When in Rome the Romans rules!


Sekiranya itu 3 hal paling penting yang menurut saya perlu diperhatikan selain dokumen-dokumen pengajuan visa dan uang jaminan. Jangan sampai jauh-jauh ke Jerman hanya untuk merepotkan orang lain, apalagi sampai membangun stereotip tentang orang Indonesia yang tidak tahu aturan. Memang penting untuk mempertahankan karakter dan budaya Indonesia, pun di luar negeri. Tapi jangan sampai lupa untuk menghormati dan menghargai juga budaya negara di mana kita tinggal. Respect to be respected!


Prost! 

Berlin, den 04. Mai 2017

Keine Kommentare:

Donate Now!